Traffic Cone yang Mencolok dan Krusial Demi Keselamatan Bersama Saat Bekerja

Traffic Cone yang Mencolok dan Krusial Demi Keselamatan Bersama Saat Bekerja

Kerucut lalu lintas (bahasa Inggris: traffic cone) adalah perangkat pengaturan lalu lintas yang bersifat sementara berupa kerucut yang terbuat dari plastik atau karet. Banyak digunakan untuk mengarahkan lalu lintas untuk menghindari bagian jalan yang sedang ada perbaikan, mengalihkan lalu lintas pada kecelakaan lalu-lintas, atau untuk melindungi pekerja di jalan yang sedang melakukan pekerjaan perawatan dan pemeliharaan jalan.

 

Kerucut lalu lintas dibuat dari bahan yang berwarna mencolok seperti oranye atau merah yang dilengkapi dengan pemantul cahaya, sehingga dapat terlihat dengan jelas pada siang maupun malam hari. Ukuran bervariasi dari 30 cm sampai 1 m.

 

Perangkat penanda jalan ini pertama kali digunakan sekitar 80 tahun lalu. Pada tahun 1940, Seorang pelukis jalanan di Los Angeles bernama Charles Scanlon merancang sebuah penanda berbentu kerucut berongga untuk mencegah mobil melewati jalanan yang baru di cat. Pada saat itu, penanda tersebut terbuat dari kayu dan bukan merupakan bahan yang tahan lama.

 

Penanda kayu ini justru sering ditabrak oleh para pengguna jalan. Setelah itu, Scanlon bekerja sama dengan rekannya Rodney Taylor untuk membuat penanda yang lebih awet, ia menciptakan kerucut berbahan karet ban bekas.

 

Akhirnya pada tahun 1943, Scanlon mematenkan penanda keselamatan yang dibuat dengan bahan elastis yang tidak mudah rusak atau membuat kerusakan pada mobil jika tertabrak. Tidak hanya itu, penanda ini juga tidak mudah terbawa angin dan tidak jatuh, serta memudahkan untuk dipindahkan.

Share :

Add New Comment

 Your Comment has been sent successfully. Thank you!   Refresh
Error: Please try again

Order form

 Your Order has been sent successfully. We will contact you as soon as possible.
Error: Please try again