Kenapa Speed Bump Harus Dipasang di Jalan?

Kenapa Speed Bump Harus Dipasang di Jalan?

Apakah anda sering melihat speed bump saat sedang berkendara? Pasti anda sering melihat speed bump ini dijalan kecil, basement parkiran,sampai di area yang bersifat private. Anda pasti dalam hati pernah bertanya sebenarnya apa sih perbedaan antara polisi tidur yang biasa ada dijalan dengan speed bump?

 

Biar anda lebih mengerti lebih jauh,Polisi tidur terbuat dari tambahan semen atau aspal yang ditinggikan dan dipasang melintang di badan jalan. Jika diperhatikan, jenis pembatas kecepatan ini cukup beragam, mulai dari bentuk, warna dan ukurannya. Sedangkan, Speed Bump pembuatannya memiliki kriteria lebar bagian atas minimal 15 cm atau 150 mm, ketinggian maksimal 12 cm atau 120 mm, dan sudut kelandaian 15 persen.Warna dari Speed Bump sendiri yaitu kombinasi hitam dan kuning atau hitam dan putih. Untuk warna hitam ketentuannya di cat selebar 30 cm, dan untuk warna kombinasinya yaitu 20 cm. Ketentuan sudut pewarnaannya ke kanan sebesar 30 hingga 45 derajat.

 

Kalau mengacu pada fungsinya, Speed Bump ini lebih berfungsi sebagai pengatur kecepatan kendaraan pada jalan yang lebih sepi. Speed Bump sendiri terbuat dari bahan rubber berbeda dengan polisi tidur yang terbuat dari aspal yang bersifat keras sehingga polisi tidur lebih cocok apabila diletakkan pada jalan yang lebih ramai.

 

Share :

Add New Comment

 Your Comment has been sent successfully. Thank you!   Refresh
Error: Please try again