Merekatkan Kayu Lebih Aman dengan Lem Putih Fox Brand Lokal Asal Indonesia
Memperbaiki sendiri perabot dan furnitur berbahan kayu bukan hanya soal keahlian. Anda juga perlu menggunakan peralatan yang tepat. Salah satu peralatan yang akan sangat Anda butuhkan adalah perekat atau lem kayu. Lem kayu dapat terbuat dari bahan-bahan alami dan sintetis. Namun, ada baiknya Anda mengetahui dengan jelas kegunaan perabot tersebut sebelum memilih jenis perekat kayu yang tepat. Jika tidak, beberapa kelemahan perekat dapat menyulitkan Anda.
Istilah lem putih sama sekali tak asing di dunia pengeleman atau perekatan kayu. Yang dimaksud dengan istilah tersebut adalah bahan perekat yang terbuat dari polyvinyl acetate atau biasa disingkat PVA/PVAC. Meski pada beberapa kasus, juga terdapat lem carpenter yang merupakan lem PVA akan tetapi berwarna kuning.
Awal mula digunakannya lem PVA sendiri tak lepas dari penemuan polyvinyl acetate tahun 1912. Penemuan tersebut mengundang perhatian banyak pihak dan menjadi salah satu babak penting di bidang adhesive kayu. Hal ini tak lepas dari keunggulan lem putih yang tak dimiliki lem kayu sejenisnya.
Pertama, lem ini adalah satu dari sekian banyak lem yang aman bagi kesehatan. Lem PVA adalah lem food grade atau tidak membahayakan ketika bersentuhan dengan makanan. Di luar itu, lem ini juga memiliki performa sangat baik. Lem putih diunggulkan karena ongkos produksinya lebih murah, durabilitas lebih terjamin, dan dapat diaplikasikan pada berbagai jenis media, mulai dari kayu solid hingga MDF.
Add New Comment